Jumat, 10 Agustus 2018

OJIGI/ Budaya Membungkuk Jepang

OJIGI (お辞儀)



Ojigi merupakan budaya hormat dengan cara membungkuk yang biasa dilakukan oleh orang Jepang. Ojigi dilakukan pada saat bertemu dengan seseorang, mengucapkan salam, meminta maaf, dll. Ojigi yang dilakukan berbeda tergantung dengan situasi dan kondisi yang sedang dialami, berikut macam-macam ojigi sesuai situasi:


  1. (5°) atau mengangguk pelan, dilakukan saat bertemu teman dekat, teman sebaya, maupun orang yang lebih muda.
  2. (15°) atau disebut Eshaku (会釈)  dilakukan saat memberi salam kepada orang yang dikenal namun tidak dekat.
  3. (30°) atau disebut Keirei (敬礼)menunjukkan rasa hormat, biasanya dilakukan sebagai rasa hormat bawahan kepada atasan atau kepada orang yang lebih tua.
  4. (45°) atau disebut Saikeirei (最敬礼) membungkuk yang dilakukan sebagai rasa hormat namun memiliki arti yang sangat dalam, seperti saat bertemu dengan Kaisar atau orang yang jabatan dan status sosialnya lebih tinggi. Saikeirei juga dapat dilakukan ketika meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan.
  5. Membungkuk sambil berlutut, biasanya dilakukan ketika orang melakukan kesalahan yang sangat fatal, bahkan bisa sampai bersujud jika orang yang berbuat tersebut kesalahan benar-benar merasa sangat menyesal.

Selasa, 07 Agustus 2018

JIKOSHOUKAI / Perkenalan Diri dalam Bahasa Jepang

自己紹介 (JIKOSHOUKAI)





Jikoshoukai merupakan perkenalan diri dalam bahasa Jepang. Jikoshoukai dilakukan pada saat baru pertama kali bertemu dengan seseorang atau sekelompok orang. Jikoshoukai dapat dilakukan pada saat-saat berikut, yaitu:

  1. Saat pertama kali datang ke sekolah baru (biasanya dilakukan di depan kelas oleh siswa pindahan).
  2. Saat bertemu orang baru.
  3. Saat interview kerja.
Jikoshoukai yang dilakukan pada 3 situasi diatas berbeda-beda, dibawah ini merupakan contoh jikoshoukai yang dilakukan di depan kelas.

Kosakata:

Hajimemashite                                       : Perkenalkan
Watashi wa  (_____) desu                     : Saya adalah (______)
Watashi no namae wa (_____) desu    : Nama saya adalah (_____)
(_____) to yonde kudasai                      : Panggil saja (_____)
(_____) kara kimashita                          : Saya berasal dari (_____) (bisa diisi dengan asal daerah atau asal sekolah)
(_____) ni sunde imasu                          : Saya tinggal di (_____)
Shuumi wa (_____) koto desu               : Hobi saya (_____)
Shourai wa (_____) ni naritai desu        : Cita-cita saya ingin menjadi (_____)
Douzo yoroshiku onegaishimasu         : Senang berkenalan dengan kalian
Kochira koso yoroshiku                         : Senang juga berkenalan dengan anda (diucapkan oleh lawan bicara)


Contoh :

Hajimemashite!
Watashi wa Furukawa Yuuki desu
Yuuki to yonde kudasai
Osaka kara kimashita
Tokyo ni sunde imasu
Douzo yoroshiku onegaishimasu


Saat mengucapkan "Hajimemashite" atau salam pembuka dalam perkenalan dan "Douzo yoroshiku onegaishimasu" atau salam penutup dalam perkenalan, dilakukan dengan Ojigi atau budaya membungkuk Jepang. Untuk lebih jelas mengenai ojigi dapat dilihat disini.






Video tentang perkenalan diri:
https://www.youtube.com/watch?v=gbllXijpa3k (perkenalan diri untuk interview)

KAZU 「かず」ANGKA JEPANG

TABEL ANGKA Angka       Kanji      Hiragana           Romaji             Arti               1 一 い...